Berkat Dua Kali Lipat di Hari Selasa? Benarkah?

Berkat Dua Kali Lipat di Hari Selasa? Benarkah?
Ivan Paulus

Dalam kunjungan saya beberapa kali ke tanah suci Israel, saya banyak belajar dan membuka dimensi baru dalam memahami Firman Tuhan. Melihat orang-orang Kristen (bukan Yudaisme ya) di Israel dan berinteraksi dengan mereka, membuka wawasan saya secara pribadi.

Beberapa di antaranya saya akan bagikan di artikel-artikel mendatang kalau ada kesempatan.

Satu yang berkesan adalah bahwa benarkah ada Berkat Dua Kali Lipat khususnya di Hari Selasa? Betulkah bahwa ada berkat dua kali lipat dari hari-hari biasanya, pada Hari Selasa?

Memanglah benar bahwa semua hari yang Tuhan jadikan adalah baik adanya, kita tidak memungkiri hal ini. Tetapi adakah kekhususan di hari ketiga? Mari kita pelajari bersama.

Dalam penanggalan orang Yahudi,  hari pertama adalah hari Minggu, dan hari Selasa adalah hari ketiga.

Dalam Firman Tuhan kisah penciptaan awal dunia, yaitu di Kitab Kejadian kita bisa gali lebih dalam mengenai hal ini.

Di dalam Kitab Kejadian pasal 1 ayat 9 sampai 13 demikianlah Firman Tuhan:

1:9  Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian.

1:10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

1:11 Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian.

1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

1:13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

Pada pembacaan perikop ini kita mendapati bahwa Tuhan melihat semua nya itu baik sebanyak DUA KALI di hari yang sama, yaitu hari ketiga.

Teman-teman bisa melihat di ayat-ayat sebelumnya dan sesudah perikop ini bahwa di hari-hari yang lain, semuanya baik hanya disebut SATU KALI saja.

Jadi ada apa dengan hari ketiga yaitu hari Selasa?

Mari kita lanjutkan dengan satu contoh lagi..

Perikop berikut diambil dari Kitab Kejadian pasal 22, perhatikan ayat yang ke 4..

Kepercayaan Abraham diuji

Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya: “Ya, Tuhan.”
Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”
Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.
Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”
Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: “Bapa.” Sahut Abraham: “Ya, anakku.” Bertanyalah ia: “Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?”
Sahut Abraham: “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.”
Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”
Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”
Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,
kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri — demikianlah firman TUHAN —: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.”
Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.

Perikop ini mengukuhkan kekhususan hari ketiga. Pada hari yang sama itulah, Abraham menerima berkat dua kali lipat.

Dua berkat yang diperoleh Abraham di hari ketiga:

  • Simak ayat 13, seorang domba jantan yang tanduknya tersangkut di belukar, sebagai ganti korban bakaran pengganti Ishak.
  • Simak ayat 17, Tuhan memberkati Abraham menjadi Bapak dari segala bangsa.

 

Beberapa contoh aplikasi mengenai hari Selasa berkat dua kali lipat ini adalah Pemilu di Amerika menurut undang-undang harus diselenggarakan pada hari Selasa.  Diyakini bahwa bapak-bapak pendiri negara Amerika mengerti Firman Tuhan dan takut akan Tuhan. Mengenai bahwa memerlukan berkat dua kali lipat – adalah sesuatu yang mungkin sekali. Begitu juga dengan negara Israel, semua Pemilu diadakan hari Selasa.

Saya secara pribadi sebagai praktisi bisnis, semua keputusan besar dan rapat sebisa mungkin diadakan pada hari Selasa.

Semoga sharing ini jadi berkat bagi sahabat WLM. Tuhan memberkati.

 

 

 

Bagikan Informasi ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Informasi Terbaru