Pertempuran antara Dua Kerajaan

Pertempuran antara Dua Kerajaan
Eddy Hartanto

Menyambung artikel di bulan lalu Tanda Orang Percaya – Mereka akan mengusir setan-setan demi nama Tuhan Yesus, dimana orang percaya sudah diberi kuasa oleh Tuhan Yesus untuk mengusir setan atau roh jahat dalam nama Tuhan Yesus, pada artikel ini kita akan menelusuri perkataan-perkataan Tuhan Yesus di Matius 12 mengenai topik ini yang menyebutkan tentang kerajaan dan rumah.

Kita sebagai orang percaya menyadari bahwa ada Kerajaan Sorga, kerajaan dari Bapa di Sorga dan Tuhan Yesus, yang diperangi oleh Kerajaan maut yang adalah kerajaan dari Satan/Iblis dan pengikut-pengikutnya. Dalam sejarah di bumi, ada kerajaan-kerajaan dunia yang bangkit dan yang berperang, salah satu tujuannya untuk memperebutkan tanah dan sumber dayanya. Demikian pula, dalam pertempuran dua kerajaan rohani/spiritual ini, ‘tanah’ yang diperebutkan adalah jiwa-jiwa manusia. Kerajaan maut berusaha menyeret sebanyak-banyaknya jiwa-jiwa manusia melalui jalan yang lebar menuju kepada kebinasaan kekal.

Matius 12:24-29 (TB)

24 Tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata: “Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan.” 25 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan.

26 Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, ia pun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? 27 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. 28 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. 29 Atau bagaimanakah orang dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu? Sesudah diikatnya barulah dapat ia merampok rumah itu.

Dalam perikop di atas, Tuhan Yesus menyembuhkan seorang buta dan bisu yang kerasukan setan, tetapi orang Farisi berkata bahwa Tuhan Yesus mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan. Kita bisa memperhatikan hal-hal berikut dari perkataan Tuhan Yesus setelah itu.

Struktur Organisasi Iblis

Ayat 25: Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa. Setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan. Karena perkataan Tuhan Yesus berkaitan dengan pelepasan, maka yang dihadapi adalah sebuah struktur organisasi yang dikaitkan dengan kerajaan, kota, dan juga rumah tangga. Ada lingkup atau scope operasi dari skala kecil sampai besar seperti rumah, kota, sampai kerajaan.

Di Efesus 6, Paulus menulis perjuangan kita bukan melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu, dan roh-roh jahat di udara (spiritual wickedness). Dari analisa dari bahasa aslinya, empat sebutan terhadap entitas-entitas ini memiliki scope dari besar sampai kecil mirip dengan ayat 25 ini.

Ayat 26: Iblis tidak mengusir iblis dan tidak terbagi-bagi. Berarti mereka beroperasi dengan kesatuan.

Orang Kuat dan Rumahnya

Ayat 29: Tuhan Yesus menyebutkan rumah seorang yang kuat atau dalam bahasa Inggris strongman. Meski ayat ini sekilas terbaca negatif karena memasuki, merampas, dan merampok rumah orang kuat itu, kita bisa melihat di ayat 43-45 bahwa rumah yang disebut Tuhan Yesus ini adalah manusia. Kata merampok dalam bahasa Inggris adalah plunder yang bisa dikaitkan dengan menjarah setelah berperang.

Karena ini pembahasan Tuhan Yesus mengenai pengusiran setan, maka orang kuat di sini adalah roh jahat. Roh jahat yang mengepalai roh-roh jahat lainnya di hidup seseorang yang skalanya seperti rumah. Dan di ayat 43-45 ditulis bahwa roh jahat bisa mengajak 7 roh lain yang lebih jahat.

Ada pelayanan pelepasan (deliverance) dari Amerika Serikat bernama Freedom Encounter yang menginformasikan bahwa orang kuat/strongman ini 85% sudah hadir dalam kehidupan seseorang sejak lahir. Digabungkan dengan penjelasan dari bahan-bahan dari hamba-hamba Tuhan lainnya, ini bisa terjadi karena situasi dosa (sin), kesalahan (iniquity), pelanggaran (transgression), dan perjanjian-perjanjian dengan kuasa kegelapan di generasi-generasi sebelumnya dari orang tersebut.

Kerajaan Allah Sudah Datang

Ayat 28: Tuhan Yesus mengusir setan dengan kuasa Roh Allah maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepada kita. Pelepasan atau pengusiran setan dengan kuasa Roh Kudus adalah pembuktian kedatangan Kerajaan Allah, bahwa Kerajaan Allah sudah hadir di tengah-tengah kita.

Orang kuat bisa diikat dan kemudian diusir. Karena iblis adalah pencuri, pembunuh, dan pembinasa (Yohanes 10:10), maka yang direbut kembali sebagai jarahan adalah kehidupan yang diberikan oleh Tuhan Yesus dalam segala kelimpahan yaitu kualitasnya. Hidup damai sejahtera dipenuhi Roh Kudus merdeka dari jajahan dan penindasan roh-roh jahat. Inilah salah satu aspek hidup dalam Kerajaan Allah yang bukan tentang makan dan minum tetapi tentang kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus (Roma 14:17).

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Bagikan Informasi ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Informasi Terbaru

“Ini Tuhan!”

“Ini Tuhan!” Oswald Chambers dari buku My Utmost for His Highest (1935) Kata Yesus kepadanya, “Berilah Aku minum” (Yoh. 4:7). Berapa banyak dari kita yang

Selengkapnya »