Mukjizat Penangkapan Ikan Serta Arti Di Baliknya

Mukjizat Penangkapan Ikan Serta Arti Di Baliknya
Diceritakan kembali oleh Ivan Paulus

Menyambung dari kisah perjalanan saya ke tanah suci Israel banyak pelajaran saya dapati serta penjelasan dari tur guide. Dia seorang yahudi Kristen.  Satu penjelasan Ketika kami berada di tengah tengah danau galilea di sebuah perahu.  Perikop di bawah di ambil dari Injil Yohanes 21 ayat 1 sampai 12.

 

21:1 Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
21:2 Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
21:3 Kata Simon Petrus kepada mereka: “Aku pergi menangkap ikan.” Kata mereka kepadanya: “Kami pergi juga dengan engkau.” Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
21:4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
21:5 Kata Yesus kepada mereka: “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka: “Tidak ada.”
21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
21:7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
21:8 Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.
21:9 Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti.
21:10 Kata Yesus kepada mereka: “Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu.”
21:11 Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.
21:12 Kata Yesus kepada mereka: “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: “Siapakah Engkau?” Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan.

Selama berabad-abad, orang bertanya-tanya mengapa Alkitab mencatat bahwa 153 ikan ditangkap oleh para murid setelah Yesus menyuruh mereka untuk melemparkan jala mereka ke seberang perahu dalam Yohanes 21:4-12. Orang-orang akan mengetahui misteri itu sejak lama jika mereka mau belajar bahasa Ibrani. Dalam bahasa Ibrani, setiap huruf memiliki angka yang menyertainya. Orang Ibrani menggunakan alfabet mereka sebagai sistem penomoran. Angka-angka yang dilampirkan pada huruf-huruf dalam kata Ibrani dapat ditambahkan bersama-sama untuk memberikan total numerik. Angka 153 adalah jumlah numerik untuk kata Ibrani “Ani Elohim”–I AM GOD.

Perhitungan ani elohim berjumlah 153 mirip dengan ini:

Sehingga ketika Yesus menyebabkan para murid menangkap tepat 153 ikan,

Yesus menyatakan kepada mereka bahwa Yesus bukan hanya Anak Tuhan, tetapi Yesus adalah Tuhan itu sendiri.  Ketika kita kesulitan, ketika kita menghadapi jalan buntu, ketika kita tidak tahu apa jalan keluar dari permasalahan kita,  Tuhan menyatakan kepada kita bahwa Dia adalah Tuhan kita.  O Haleluya Puji Nama Tuhan.

Bagikan Informasi ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Informasi Terbaru