“Carilah Perkara yang di Atas”

“Carilah perkara yang di atas”
Pdt. Joni Stephen

Kolose 3:1-4 :
Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, dimana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Bagi seorang kristen  yang sudah diselamatkan, Paulus mengatakan agar kita memikirkan perkara yang di atas. Kita dimampukan untuk hidup sebagaimana yang dikehendaki Kristus, karena hubungan kita dan status baru yang kita miliki dalam Kristus.

Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah melatih diri memikirkan perkara yang di atas, yaitu berfikir seperti Kristus berfikir. Hal ini membutuhkan kemauan dan disiplin untuk mengisi pikiran kita dengan Firman Tuhan: membaca dan merenungkan firman Tuhan. Kemudian, melatih pikiran kita dengan melakukan apa yang kita dapatkan dari perenungan Firman Tuhan.

Pastilah akan nampak perbedaan antara orang yang biasa memikirkan perkara-perkara rohani dengan orang yang tidak atau jarang merenungkan Firman Tuhan. Perbedaannya bisa Nampak dalam perilaku kesehariannya, dimana ia akan senantiasa berperilaku sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Firman Tuhan. Dalam menghadapi berbagai macam tantangan serta penderitaan, ia akan berusaha memahami penderitaan dari kacamata iman seperti yang pernah dialami Kristus. Marilah kita hidup dengan fokus pada perkara-perkara rohani dan melakukannya sesuai dengan iman kita!

Seseorang tidak mudah membaca isi hati kita, tapi mudah membaca hasil dari isi hati kita, yaitu perilaku hidup kita

Bagikan Informasi ini

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Informasi Terbaru

Bapa Kau Setia

Pujian : Bapa Kau Setia Bapa Kau setia, Bapa Kau mulia Tenanglah jiwaku aman bersama-Mu Lebih dari harta Kaulah segalanya Tenanglah jiwaku dalam hadirat-Mu Kau

Selengkapnya »

Keluarga Adam, Bagian II

Bagian I Namun pertanyaannya mengapa keluarga ini bermasalah? Pertama, persekutuan dengan Tuhan tidak membawa perubahan hidup yang menyeluruh. Bila kita simak dengan teliti kisah Adam

Selengkapnya »