Aliran Sesat Tuhan Yang Mahakuasa (Kilat dari Timur)

Aliran Sesat Tuhan Yang Mahakuasa (Kilat dari Timur)
Pst. Max Chandra

Aliran ini tidak layak memakai kata gereja karena ajarannya sangat berlainan dari ajaran gereja pada umumnya. Kita akan memakai “aliran” untuk penyebutannya. Kebanyakan anggotanya adalah berasal dari aliran Shouter (yang ada di daratan Tiongkok yang ajarannya juga lain dari ajaran gereja pada umumnya) yaitu aliran orang-orang yang doanya berteriak-teriak. (呼喊派).

Sejarah :
Aliran ini dimulai pada tahun 90-an di daratan Tiongkok oleh seorang perempuan bermarga Deng, dari kota Zheng Zhou He Nan. Dia mulai gerakannya dari Zhue Xing provinsi He Nan yang menyebut dirinya “kilat dari Timur” dan kemudian “gereja Tuhan yang maha kuasa”. Dasar visi misinya ialah Matius 24:27 “Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah Timur dan melontarkan cahayanya sampai ke Barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.” Dengan kecepatan seperti kilat aliran ini menyebar ke 10 provinsi di Tiongkok.

Aliran ini terus menjalar ke Amerika di kalangan gereja Tionghoa Amerika dan Kanada, juga ke Hong Kong, Taiwan dan bahkan sekarang sudah ke ujung bumi.

Ajaran Aliran Tuhan Mahakuasa

Tiga era utama :

Aliran ini percaya bahwa rencana kerja Tuhan berjumlah enam ribu tahun dan dibagi menjadi tiga era untuk diselesaikan.

  1. Zaman Hukum: Zaman pertama adalah Zaman Hukum. Nama Tuhan adalah Yahweh dan tugas utamanya adalah menyebarkan hukum dan perintah serta memimpin orang dalam kehidupan. Objek pekerjaan Yahweh adalah orang Israel, agamanya adalah Yudaisme, dan standar-Nya adalah Sepuluh Perintah Allah, tujuannya adalah agar manusia dapat hidup normal di bumi.
  2. Zaman Kasih Karunia: Zaman kedua adalah Zaman Kasih Karunia. Nama Tuhan adalah Yesus (pekerjaan menabur benih), dan pekerjaan utama adalah menebus dosa. Artinya, Yesus mengorbankan dirinya melalui salib, obyek keselamatan adalah seluruh umat manusia, agamanya adalah Kristen, standarnya adalah pembenaran oleh iman, dan tujuannya adalah untuk mengakhiri zaman hukum.
  3. Zaman Kerajaan: Zaman ketiga adalah Zaman Kerajaan. Nama Tuhan adalah Tuhan Yang Mahakuasa (pekerjaan menuai). Pekerjaan utama adalah penghakiman terakhir. Agama adalah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Standar adalah “takut akan Tuhan dan menjauhlah dari kejahatan. “Tujuan keselamatan adalah Tujuan seluruh umat manusia adalah untuk mengakhiri zaman kasih karunia, untuk melakukan pekerjaan yang memberi pahala yang baik dan menghukum yang jahat, untuk membawa orang-orang yang benar-benar percaya kepada Tuhan ke dalam zaman kerajaan, dan membuang semua pelaku kejahatan ke neraka Setan.

 

Tentang Trinitas: Doktrin tersebut sebagian besar meminjam dari agama Kristen, tetapi pada saat yang sama menyangkal doktrin agama Kristen, dan percaya bahwa Tritunggal adalah konsep tradisional manusia dan sebenarnya tidak eksis. Gereja menerima Kristus, yang datang ke Tiongkok secara diam-diam di akhir zaman, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa.

Tentang Yesus: Mereka mengira bahwa catatan Yesus dalam Empat Injil bercampur dengan ide manusia. Misalnya, silsilahnya bercampur dengan silsilah manusia. Yesus adalah Tuhan dan tidak boleh ada silsilah, karena Tuhan Yesus berkata, “Aku katakan kepadamu kebenaran, sebelum Abraham, aku ada (Yohanes 8:58).”

Aliran ini percaya bahwa “Yesus disalibkan untuk menebus orang-orang berdosa”, tetapi inkarnasi pertama Tuhan (Yesus) tidak menyelesaikan pekerjaan inkarnasi (hanya menyelesaikan penyelamatan ), jadi dibutuhkan Tuhan inkarnasi kedua untuk menyelesaikan pekerjaan itu yang belum selesai untuk pertama kalinya (menaklukkan, memurnikan, menyempurnakan, mengalahkan Setan, menghadirkan era kerajaan).

Keselamatan: Gereja percaya bahwa keselamatan yang dicapai melalui inkarnasi dan penyaliban Kristus tidak lengkap. Orang baik dan jahat masih hidup berdampingan di dunia ini dan tidak dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat. Oleh karena itu, inkarnasi dari inkarnasi kedua “Kristus baru” dapat sepenuhnya menyelamatkan orang-orang yang berdosa atau dibinasakan. Perbedaan antara dosa dan bukan dosa sangat jelas dan mudah dipahami. Mereka yang percaya pada “Kristus yang baru” adalah orang-orang yang baik, dan pekerjaan “Kristus yang baru” adalah untuk “menghakimi” orang-orang berdosa. Dan yang tidak percaya adalah “antikristus” dan akan dilemparkan ke dalam neraka yang kekal.

Alkitab: Aliran ini percaya bahwa Alkitab adalah buku catatan sejarah yang kuno, inferior dan ketinggalan zaman. Misalnya, karena “pembaruan ucapan dan pembaruan karya”, pada kenyataannya Alkitab tidak memiliki nilai untuk dijadikan referensi. Jika Anda menerapkan “Perjanjian Lama” pada pelayanan pada masa “Zaman Kasih Karunia” maka Anda adalah orang Farisi, Yesus menganggap Anda adalah berdosa. Jika Anda menerapkan “Perjanjian Lama” dan “Perjanjian Baru” bersama-sama hingga hari ini, Yesus juga akan mengutuk Anda. Dalam 2 Timotius 3:16 mengajar orang-orang bahwa firman Tuhan hanya ada dalam kata-kata yang diucapkan oleh Tuhan dan oleh nabi-nabi di dalam Alkitab. Kata-kata Tuhan, firman Tuhan Yesus, firman Roh Kudus, dan firman Tuhan yang diwahyukan kepada Yohanes dalam Kitab Wahyu datang langsung dari Tuhan dan merupakan firman Tuhan. Selain itu biografi orang-orang itu dan surat-surat para rasul semuanya adalah kata-kata manusia, hanya mewakili pengalaman dan pengetahuan pribadi, tidak mewakili firman Tuhan, apalagi wahyu Tuhan. Pernyataan bahwa “Alkitab diilhamkan oleh Tuhan” adalah kesombongan rasul Paulus, sama sekali bukan apa yang Tuhan katakan. Mereka mengatakan bahwa Alkitab memiliki beberapa makna penting bagi orang-orang di masa lalu, dan masih ada beberapa makna rujukan untuk saat ini, tetapi yang paling penting sekarang adalah mendengarkan “kebenaran” baru yang diterbitkan oleh “Tuhan Yang Mahakuasa”.

Cara kerjanya

  1. Mereka mempunyai manajemen yang sangat rapi, ada anggota dan ada hierarki pemimpin.
  2. Mereka bekerja dengan sangat licik, menyembunyikan identitas diri, awalnya tidak berdebat sampai objeknya sudah sangat simpati kepada mereka, pokoknya menghalalkan segala cara.
  3. Mereka yang sudah menjadi anggota tidak boleh meninggalkan aliran ini, jika meninggalkan akan dikutuk bahkan diculik oleh anggota yang lain.
  4. Kegiatan mereka menentang pemerintahan Tiongkok dan menuduhnya sebagai antikristus.

 

Tanggapan (Max Chandra)

  1. Aliran ini sepertinya mempunyai kekuatan supra natural sehingga dengan mudah menaklukkan mangsanya dan menjeratnya.
  2. Ajarannya sangat jelas bertentangan dengan ajaran Kristen pada umumnya. Yesusnya perempuan seharusnya bagi orang beriman mengetahui ini pasti tidak benar. Hampir semua nabi adalah laki-laki, dua belas suku Israel adalah anak laki-laki Yakub, dua belas murid Yesus juga semuanya laki-laki.
  3. Pekerjaan penebusan Yesus sudah selesai, seperti doa Yesus di atas kayu salib “tetelestai” yang artinya sudah selesai. Yesus disebut juga Adam yang terakhir yang menjadi Roh yang menghidupkan. I Kor 15:45 Jadi tidak ada lagi penerus Yesus.
  4. Yesus satu-satunya perantara antara Allah dan manusia. Yoh 14:6, Kis 4:12,  I Tim 2:5
  5. Ciri-ciri ajaran sesat yaitu menolak otoritas Alkitab Perjanjian Lama dan Baru.
  6. Mereka mengatakan penebusan Yesus belum sempurna karena di dunia masih ada kejahatan dan mereka datang untuk membinasakan kejahatan, namun mereka sendiri menghalalkan kejahatan untuk menyebarkan ajaran mereka. Orang yang sudah lahir baru belum sempurna terjadi pembaharuan dalam hidupnya dan setelah itu proses pembaharuan terus menerus berlangsung seumur hidup orang Kristen, sebab itu Alkitab berkata kerjakanlah keselamatanmu. Fil 2:12
  7. Mereka melawan pemerintahan Tiongkok, ini bertentangan dengan ajaran Alkitab Roma 13, Titus 3:1, I Tim 2:1-2 yang mengajarkan menaati pemerintah dan mendoakan pemerintah.

 

Sumber: Ringkasan dan terjemahan dari beberapa naskah Google dalam bahasa Mandarin tentang “Aliran Tuhan yang maha kuasa”.

Bagikan Informasi ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Informasi Terbaru